Jasa Cuci Motor, Kerja Sampingan Yang Paling Cocok Untuk Anak STM

Sekolah Teknik Mesin atau yang biasa disebut sebagai STM dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan sekolah menengah atas yang paling banyak menelurkan lulusan berjenis kelamin laki-laki. Di STM yang mayoritas laki-laki, biasanya sudah sejak dini mereka mencari uang agar bisa meringankan orang tua. Dan tak jarang dari mereka yang sedari dini mendirikan usaha dan bekerja part time agar memperoleh penghasilan tambahan.

Membuka bisnis jasa cuci motor bagi para pelajar STM

Di Sekolah Teknik Mesin, para pelajar yang bersekolah di dalamnya pastilah sudah memiliki pengetahuan yang lebih tentang mesin, terlebih lagi bagi mereka yang menuntut ilmu jurusan teknik yang berhubungan dengan kendaraan bermotor. Untuk itu pekerjaan sampingan yang cocok bagi mereka adalah yang juga berkaitan dengan kendaraan bermotor.

Salah satu jenis usaha dan jenis usaha yang cocok mereka geluti adalah bidang jasa cuci motor. Bidang usaha yang satu ini cukup bonafit karena belakangan ini jumlah pengguna kendaraan bermotor di Indonesia berkembang pesat. Sehingga ketika para pelajar tersebut membuka usaha atau bekerja di usaha bidang jasa cuci motor, mereka bisa mendapatkan keuntungan yang banyak.

Apabila para pelajar tertarik untuk kerja sampingan di bidang cuci motor dan mobil, maka mereka bisa melakukan pekerjaan tersebut untuk mendapat uang dan ilmu. Mengapa ilmu? Karena selain mempelajari ilmu ekonomi bagaimana menjalankan sebuah usaha cuci mobil dan motor, mereka juga akan bisa belajar lebih mengenai mesin kendaraan bermotor.

Hal ini tentu saja menguntungkan karena disamping menjalankan bisnis, para pelajar teknik tersebut bisa mendapatkan ilmu dengan praktik secara langsung. Karena biasanya di bidang cuci motor dan mobil, mereka tidak hanya melakukan kerja sampingan mencuci kendaraan. Namun juga melakukan pengecekan terhadap mesin kendaraan bermotor tersebut.

Dengan begitu, kegiatan kerja sampignan yang dilakukan oleh para siswa atau pelajar tidak hanya mendatangkan uang serta dianggap membuang waktu. Karena pada kenyataannya bidang tersebut bisa dijadikan sebagai ajang belajar melalui praktik secara langsung.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*